Angkatan UKT Dibebaskan Biaya Pendaftaran KKN

Seorang mahasiswa Undip sedang mengisi formulir pengajuan penelitian di kantor LPPM Undip, Tembalang, Selasa (8/3). Kantor LPPM merupakan pusat informasi mengenai KKN (Norma/Manunggal)

Seorang mahasiswa Undip sedang mengisi formulir pengajuan penelitian di kantor LPPM Undip, Tembalang, Selasa (8/3). Kantor LPPM merupakan pusat informasi mengenai KKN. (Norma/Manunggal)

Mahasiswa Undip angkatan 2013 yang akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN)  di tahun 2016 ini tetap harus mematuhi peraturan Peraturan Rektor (Perrek) No. 5 tahun 2013 tentang pelaksanaan KKN di Undip, hanya saja mahasiswa yang menggunakan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) tidak perlu lagi membayar  biaya pendaftaraan KKN .

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Sub-Bagian Data dan Informasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Undip, Fitrian Aria Setiawan yang mengatakan biaya KKN sudah  tercakup dalam UKT mahasiwa. “Kemungkinan akan ada perubahan mengenai biaya pendaftaran, karena mahasiswa UKT kan sudah tidak membayar lagi, cuma kalau teknisnya tetap sama,” ujar Fitrian.

Selain itu, tambah Fitrian, teknis pendaftaran KKN pun direncanakan akan dilakukan secara online, agar lebih praktis dan efisien. “Saya usahakan pendaftaran online, jadi tidak perlu 500 orang datang ke LPPM. Cukup dari rumah saja. Sehingga, tidak ada alasan telat membayar karena pulang kampung,” katanya.

KKN adalah suatu bentuk pendidikan dengan cara memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk berinteraksi dengan masyarakat di luar kampus, dan secara langsung mengidentifikasikan masalah-masalah serta membantu menangani permasalahan yang dihadapi masyarakat dalam pembangunan wilayah di lokasi KKN.

 “Dari mahasiswa ada kegiatan keilmuan, kegiatan multidisiplin, itu yang wajib. Kegiatan keilmuan itu kegiatan yang berdasarkan bidang ilmu masing – masing mahasiswa. Untuk kegiatan multidisiplin melibatkan mahasiswa dari 3 fakultas yang berbeda untuk membuat suatu kegiatan,” ujar Sekretaris Pusat Pelayanan Kuliah Kerja Nyata (P2KKN), Fahmi Arifan.

Pages 1 2