Aksi Solidaritas Kendeng, BEM Undip Rilis Pernyataan Sikap

Simulasi pengecoran kaki dan orasi oleh BEM Undip dan Laskar Diponegoro dalam aksi solidaritas untuk petani Kendeng di Bundaran Undip, Tembalang pada Selasa (22/3). (Jazaak/Manunggal)

Simulasi pengecoran kaki dan orasi oleh BEM Undip dan Laskar Diponegoro dalam aksi solidaritas untuk petani Kendeng di Bundaran Undip, Tembalang pada Rabu (22/3). (Jazaak/Manunggal)

ManunggalCybernews–Aksi solidaritas untuk masyarakat Kendeng kembali dilakukan oleh Badan Ekskutif Mahasiswa (BEM) Undip dari Bidang Sosial dan Politik (Sospol) serta Laskar Diponegoro yang bertempat di Bundaran Undip, Rabu (22/3). Aksi tersebut merupakan lanjutan dari aksi pada Senin (20/3) di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) serta untuk menyikapi kejadian meninggalnya salah satu petani Kendeng saat aksi mengecor kaki pada Selasa (21/3) di Jakarta.

Pada aksi tersebut, BEM Undip merilis pernyataan sikap sebagai berikut :

  1. Menyampaikan belasungkawa atas wafatnya pejuang kartini Kendeng, Bu Patmi (48) dalam perjuangannya untuk menuntut keadilan serta menyerukan setiap pihak untuk berdoa bersama
  2. Mendesak Jokowi selaku Presiden Republik Indonesia untuk menemui para peserta aksi #DipasungSemen2 serta mendengarkan aspirasi mereka
  3. Menuntut pemerintah pusat maupun Jawa Tengah untuk serius dan komitmen dalam menegakan keadilan dan penghormatan terhadap hukum tanpa memandang ras, golongan, dan jabatan serta berkomitmen dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Menurut  Aditya Nurullahi, Kepala Bidang Sospol BEM Undip, aksi ini dilakukan untuk menarik perhatian mahasiswa dan masyarakat sekitar Undip. “Pertama, kita mencoba memunculkan kesadaran terhadap teman-teman dari Undip sendiri bahwasanya ada sesuatu yang salah dengan negeri ini terkait dengan masalah penegakan keadilan. Kemudian yang kedua adalah kita menyampaikan pesan solidaritas kita kepada para petani Kendeng agar tidak terjadi lagi kejadian seperti itu,” papar Adit saat ditemui tim Cybernews di lokasi aksi berlangsung.

Selain itu, aksi tersebut juga akan dilanjutkan dengan penggalangan dana serta melaksanakan aksi serupa pada (27/3) mendatang di Jakarta. “Pada aksi 27 di Jakarta Insya Allah beberapa mahasiswa Undip akan berangkat ke Jakarta bersama dengan mahasiswa Unnes dan mahasiswa universitas di Semarang lainnya,” ungkap Faiq Aldiansyah, Staff Divisi Aksi Propaganda Isu dan Opini BEM Undip sekaligus sebagai koordinator lapangan aksi solidaritas kendeng hari ini. (Kadek/Manunggal)