Akselerasi BEM, Alumni LKMM-Madya Suarakan Pendapat

291129

 

ManunggalCybernews—Akselerasi BEM dipastikan mulai berlaku pada pendaftaran calon ketua dan wakil ketua BEM tahun ini. Meskipun sudah disepakati dalam musyawarah mahasiswa (muswa) pada April lalu, hal tersebut menuai pro kontra dari mahasiswa Undip.

“Sebenarnya akselerasi nggak salah. Hanya, mungkin caranya kurang arif. Ketika Madya tahun 2015 hanya diisi oleh 6 orang angkatan 2014 dan sisanya angkatan 2013, maka harusnya tahun ini milik mahasiswa 2013,” ujar Genio P Hardianto, perwakilan alumni LKMM-M 2015 saat ditemui (1/10).

Genio mengungkapkan, apabila alasan pengadaan akselerasi BEM tersebut adalah beban studi maksimal kuliah 5 tahun berdasarkan Permendikbud No 49 Tahun 2014, maka hal tersebut sudah tidak relevan sebab peraturan tersebut sudah diperbarui dalam Permenristekdikti No 44 Tahun 2015 yang mengembalikan beban studi kuliah menjadi 7 tahun. Apalagi, setiap mahasiswa seharusnya diberi kesempatan karena berdasarkan UU, setiap warga negara berhak memilih dan dipilih.

Lebih lanjut, Genio memaparkan bahwa seharusnya tahun ini menjadi masa transisi, lalu tahun depan baru dilaksanakan karena perlu ada persiapan, termasuk dari segi pelaksanaan LKMM-M.

Senada dengan Genio, Ketua BEM FKM 2016, Adha Triyanto menyatakan hal yang sama. “Kalau alasannya beban studi dan beban kuliah atau UKT itu sudah nggak relevan. Karena ketika anak semester 7 mencalonkan diri, maka dia seharusnya sudah berkomitmen. Lalu, ketika caranya pemotongan semester, maka itu kurang adil karena mungkin angkatan 2013 juga ada yang niat dan punya kompetensi, tapi terbentur peraturan,” paparnya.

Adha menambahkan, karena penetapan akselerasi dilakukan dalam muswa, maka sebagian mahasiswa yang kontra terhadap masalah tersebut diminta mengumpulkan tanda tangan 2/3 dari total peserta muswa. Namun, tanda tangan yang dikumpulkan belum cukup.

“Namun, pada intinya jika kami sudah tidak dapat memperjuangkan tanda tangan tersebut, siapapun yang akan maju, kami akan mendukung,” pungkas Genio. (Ayu/Manunggal)