3 Hal Berbeda dari PMB 2016

Rektor Undip Beserta Jajarannya Saat Menyalami Peserta Upacara PMB di Stadion Utama Kampus Undip, Senin (8/8). (Citra/Manunggal)

Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Diponegoro tahun 2016/2017 dilaksanakan pada Senin (8/8) di Stadion Utama Undip, Tembalang. Tahun ini, Undip menggunakan konsep yang lebih humanis. Dalam penyelenggaraan upacara terdapat beberapa hal menarik yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Penggunaan tenda teratak
Jika biasanya para peserta upacara berdiri tegak di bawah sinar matahari saat mengikuti upacara, lain halnya dengan upacara PMB kali ini. Peserta upacara duduk dengan kursi di bawah tenda teratak. Wakil Rektor I, Prof Muhammad Zainuri mengatakan pemasangan teratak dan kursi dimaksudkan agar Undip lebih humanis. “Jika kami tidak kepanasan, mereka juga tidak kepanasan. Jika kami duduk, mereka juga duduk,” ujar Prof Muhammad Zainuri.

Foto bersama dan bersalam-salaman  
Berbeda dengan upacara tahun-tahun sebelumnya, seusai upacara PMB tahun ini, rektor beserta jajarannya menuju barisan peserta upacara untuk menyalami mereka dan mengadakan sesi foto bersama. Bahkan, setelah sesi foto bersama, terdapat beberapa peserta upacara yang meminta untuk berfoto selfie dengan rektor.

Sterilisasi tempat
Orang tua para peserta upacara yang ikut mengantar dilarang untuk memasuki area stadion. Jika dulu para orang tua diperbolehkan untuk melihat jalannya upacara dari atas stadion, maka tahun ini berbeda. Para orang tua dilarang masuk dan melihat jalannya upacara PMB. (Citra/Manunggal)